Rabu, 13 April 2011

Kewirausahaan


Kewirausahaan adalah proses mengdentifikasi, mengembangkan dan membawa visi kedalam kehidupan. Visi tersebut bisa berupa ide inovatif, peluang, cara yang lebih baik dalam menjalankan sesuatu. Hasil akhir dari proses tersebut adalah penciptaan usaha baru yang dibentuk pada kondisi risiko atau ketidakpastian.
          Pengertian kewirausahaan relatif berbeda-beda antar para ahli/sumber acuan dengan titik berat perhatian atau penekanan yang berbeda-beda, diantaranya adalah penciptaan organisasi baru (Gartner, 1988), menjalankan kombinasi (kegiatan) yang baru (Schumpeter, 1934), ekplorasi berbagai peluang (Kirzner, 1973), menghadapi ketidakpastian (Knight, 1921), dan mendapatkan secara bersama faktor-faktor produksi (Say, 1803).

Sejarah Kewirausahaan
        Wirausaha secara historis sudah dikenal sejak diperkenalkan oleh Richard Castillon pada tahun 1755. Di luar negeri, istilah kewirausahaan telah dikenal sejak abad 16, sedangkan di Indonesia baru dikenal pada akhir abad 20.  Pendidikan kewirausahaan mulai dirintis sejak 1950-an di beberapa negara seperti Eropa, Amerika, dan Kanada. Bahkan sejak 1970-an banyak universitas yang mengajarkan kewirausahaan atau manajemen usaha kecil. Pada tahun 1980-an, hampir 500 sekolah di Amerika Serikat memberikan pendidikan kewirausahaan.DI Indonesia, kewirausahaan dipelajari baru terbatas pada beberapa sekolah atau perguruan tinggi tertentu saja. Sejalan dengan perkembangan dan tantangan seperti adanya krisis ekonomi, pemahaman kewirausahaan baik melalui pendidikan formal maupun pelatihan-pelatihan di segala lapisan masyarakat kewirausahaan menjadi berkembang.
Proses Kewirausahaan
Menurut Carol Noore yang dikutip oleh Bygrave, proses kewirausahaan diawali dengan adanya inovasi. Inovasi tersebut dipengeruhi oleh berbagai faktor baik yang berasal dari pribadi maupun di luar pribadi, seperti pendidikan, sosiologi, organisasi, kebudayaan dan lingkungan. Faktor-faktor tersebut membentuk ‘’locus of control’’, kreativitas, keinovasian, implementasi, dan pertumbuhan yang kemudian berkembangan menjadi wirausahawan yang besar. Secara internal, keinovasian dipengaruhi oleh faktor yang bersal dari individu, seperti ‘’locus of control’’, toleransi, nilai-nilai, pendidikan, pengalaman. Sedangkan faktor yang berasal dari lingkungan yang memengaruhi diantaranya model peran, aktivitas, dan peluang. Oleh karena itu, inovasi berkembang menjadi kewirausahaan melalui proses yang dipengaruhi lingkungan, organisasi, dan keluarga.

Tahap – Tahap Kewirausahaan
Secara umum tahap-tahap melakukan wirausaha:
Tahap memulai
Tahap di mana seseorang yang berniat untuk melakukan usaha mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan, diawali dengan melihat peluang usaha baru yang mungkin apakah membuka usaha baru, melakukan akuisisi, atau melakukan ‘’franchising’’. Tahap ini juga memilih jenis usaha yang akan dilakukan apakah di bidang pertanianindustri, atau jasa.
Tahap melaksanakan usaha
Dalam tahap ini seorang wirausahawan mengelola berbagai aspek yang terkait dengan usahanya, mencakup aspek-aspek: pembiayaan, SDM, kepemilikan, organisasi, kepemimpinan yang meliputi bagaimana mengambil risiko dan mengambil keputusan, pemasaran, dan melakukan evaluasi.
Tahap mempertahankan usaha
Tahap di mana wirausahawan berdasarkan hasil yang telah dicapai melakukan analisis perkembangan yang dicapai untuk ditindaklanjuti sesuai dengan kondisi yang dihadapi.
§  Tahap mengembangkan usaha
Tahap di mana jika hasil yang diperoleh tergolong positif atau mengalami perkembangan atau dapat bertahan maka perluasan usaha menjadi salah satu pilihan yang mungkin diambil.

Ciri-ciri wirausaha yang berhasil:
ü  Memiliki visi dan tujuan yang jelas. Hal ini berfungsi untuk menebak ke mana langkah dan arah yang dituju sehingga dapat diketahui langkah yang harus dilakukan oleh pengusaha tersebut.
ü  Inisiatif dan selalu proaktif. Ini merupakan ciri mendasar di mana pengusaha tidak hanya menunggu sesuatu terjadi, tetapi terlebih dahulu memulai dan mencari peluang sebagai pelopor dalam berbagai kegiatan.
ü  Berorientasi pada prestasi. Pengusaha yang sukses selalu mengejar prestasi yang lebih baik daripada prestasi sebelumnya. Mutu produk, pelayanan yang diberikan, serta kepuasan pelanggan menjadi perhatian utama. Setiap waktu segala aktifitas usaha yang dijalankan selalu dievaluasi dan harus lebih baik dibanding sebelumnya.
ü  Berani mengambil risiko. Hal ini merupakan sifat yang harus dimiliki seorang pengusaha kapanpun dan dimanapun, baik dalam bentuk uang maupun waktu.
ü  Kerja keras. Jam kerja pengusaha tidak terbatas pada waktu, di mana ada peluang di situ dia datang. Kadang-kadang seorang pengusaha sulit untuk mengatur waktu kerjanya. Benaknya selalu memikirkan kemajuan usahanya. Ide-ide baru selalu mendorongnya untuk bekerja kerjas merealisasikannya. Tidak ada kata sulit dan tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan.
ü  Bertanggungjawab terhadap segala aktivitas yang dijalankannya, baik sekarang maupun yang akan datang. Tanggung jawab seorang pengusaha tidak hanya pada segi material, tetapi juga moral kepada berbagai pihak.
ü  Komitmen pada berbagai pihak.
ü  Mengembangkan dan memelihara hubungan baik dengan berbagai pihak, baik yang berhubungan langsung dengan usaha yang dijalankan maupun tidak. Hubungan baik yang perlu dijalankan, antara lain kepada: para pelanggan, pemerintah, pemasok, serta masyarakat luas.

Sikap wirausaha
Dari daftar ciri dan sifat watak seorang wirausahawan di atas, dapat kita identifikasi sikap seorang wirausahawan yang dapat diangkat dari kegiatannya sehari-hari, sebagai berikut:
Ø  Disiplin
Dalam melaksanakan kegiatannya, seorang wirausahawan harus memiliki kedisiplinan yang tinggi. Arti dari kata disiplin itu sendiri adalah ketepatan komitmen wirausahawan terhadap tugas dan pekerjaannya. Ketepatan yang dimaksud bersifat menyeluruh, yaitu ketepatan terhadap waktu, kualitas pekerjaan, sistem kerja dan sebagainya. Ketepatan terhadap waktu, dapat dibina dalam diri seseorang dengan berusaha menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan waktu yang direncanakan. Sifat sering menunda pekerjaan dengan berbagai macam alasan, adalah kendala yang dapat menghambat seorang wirausahawan meraih keberhasilan. Kedisiplinan terhadap komitmen akan kualitas pekerjaan dapat dibina dengan ketaatan wirausahawan akan komitmen tersebut. Wirausahawan harus taat azas. Hal tersebut akan dapat tercapai jika wirausahawan memiliki kedisiplinan yang tinggi terhadap sistem kerja yang telah ditetapkan. Ketaatan wirausahawan akan kesepakatan-kesepakatan yang dibuatnya adalah contoh dari kedisiplinan akan kualitas pekerjaan dan sistem kerja.
Ø  Komitmen Tinggi
Komitmen adalah kesepakatan mengenai sesuatu hal yang dibuat oleh seseorang, baik terhadap dirinya sendiri maupun orang lain. Dalam melaksanakan kegiatannya, seorang wirausahawan harus memiliki komitmen yang jelas, terarah dan bersifat progresif (berorientasi pada kemajuan). Komitmen terhadap dirinya sendiri dapat dibuat dengan identifikasi cita-cita, harapan dan target-target yang direncanakan dalam hidupnya. Sedangkan contoh komitmen wirausahawan terhadap orang lain terutama konsumennya adalah pelayanan prima yang berorientasi pada kepuasan konsumen, kualitas produk yang sesuai dengan harga produk yang ditawarkan, penyelesaian bagi masalah konsumen, dan sebagainya.Seorang wirausahawan yang teguh menjaga komitmennya terhadapkonsumen, akan memiliki nama baik di mata konsumen yang akhirnya wirausahawan tersebut akan mendapatkan kepercayaan dari konsumen, dengan dampak pembelian terus meningkat sehingga pada akhirnya tercapai target perusahaan yaitu memperoleh laba yang diharapkan.
Ø  Jujur
Kejujuran merupakan landasan moral yang kadang-kadang dilupakan oleh seorang wirausahawan. Kejujuran dalam berperilaku bersifat kompleks. Kejujuran mengenai karakteristik produk (barang dan jasa) yang ditawarkan, kejujuran mengenai promosi yang dilakukan, kejujuran mengenai pelayanan purnajual yang dijanjikan dan kejujuran mengenai segala kegiatan yang terkait dengan penjualan produk yang dilakukan olehwirausahawan.
Ø  Kreatif dan Inovatif
Untuk memenangkan persaingan, maka seorang wirausahawan harus memiliki daya kreativitas yang tinggi. Daya kreativitas tersebut sebaiknya dilandasi oleh cara berpikir yang maju, penuh dengan gagasan-gagasan baru yang berbeda dengan produk-produk yang telah ada selama ini di pasar. Gagasan-gagasan yang kreatif umumnya tidak dapat dibatasi oleh ruang, bentuk ataupun waktu. Justru seringkali ide-ide jenius yangmemberikan terobosan-terobosan baru dalam dunia usaha awalnya adalah dilandasi oleh gagasan-gagasan kreatif yang kelihatannya mustahil.
Ø  Mandiri
Seseorang dikatakan “mandiri” apabila orang tersebut dapat melakukan keinginan dengan baik tanpa adanya ketergantungan pihak lain dalammengambil keputusan atau bertindak, termasuk mencukupi kebutuhan hidupnya, tanpa adanya ketergantungan dengan pihak lain. Kemandirian merupakan sifat mutlak yang harus dimiliki oleh seorang wirausahawan. Pada prinsipnya seorang wirausahawan harus memiliki sikap mandiri dalam memenuhi kegiatan usahanya.
Ø  Realistis
Seseorang dikatakan realistis bila orang tersebut mampu menggunakan fakta/realita sebagai landasan berpikir yang rasional dalam setiap pengambilan keputusan maupun tindakan/ perbuatannya. Banyak seorang calon wirausahawan yang berpotensi tinggi, namun pada akhirnya mengalami kegagalan hanya karena wirausahawan tersebut tidak realistis, obyektif dan rasional dalam pengambilan keputusan bisnisnya. Karena itu dibutuhkan kecerdasan dalam melakukan seleksi terhadap masukan-masukan/ sumbang saran yang ada keterkaitan erat dengan tingkat keberhasilan usaha yang sedang dirintis.
        Wirausahawan yang berhasil mempunyai standar prestasi (n Ach) tinggi. Potensi kewirausahaan tersebut dapat dilihat sebagai berikut : (Masykur, Winardi)
1. Kemampuan inovatif
2. Toleransi terhadap kemenduaan (ambiguity)
3. Keinginan untuk berprestasi
4. Kemampuan perencanaan realistis
5. Kepemimpinan berorientasi pada tujuan
6. Obyektivitas
7. Tanggung jawab pribadi
8. Kemampuan beradaptasi (Flexibility)
9. Kemampuan sebagai pengorganisator dan administrator
10. Tingkat komitmen tinggi (survival)

Sabtu, 12 Maret 2011

EVALUASI PELUANG USAHA BARU




Banyak dana telah dikeluarkan didalam memulai usaha baru dan juga yang mengalami kebangkrutan dalam satu atau dua tahun. Salah satu faktor yang menyebabkan kegagalan usaha baru adalah kendali wirausahawan
Alasan utama kegagalan usaha baru adalah :
  • Pengetahuan pasar yang tidak memadai
  • Kinerja produk yang salah
  • Usaha pemasaran dan penjualan yang tidak efektif
  • Tidak disadarinya tekanan persaingan
  • Keusangan produk yang terlalu cepat
  • Waktu memulai usaha baru yang tidak tepat
  • Kapitalisasi yang tidak memadai, pengeluaran operasi yang tidak diprediksi, investasi yang berlebih-lebihan pada asset tetap, dan kesulitan keuangan yang berkaitan
Penilaian Peluang-Peluang Pasar
Tujuan dari pemasaran adalah memenuhi permintaan pelanggan.
Riset Pasar adalah pengumpulan, pencatatan dan analisis secara sistematis, atas informasi yang berkaitan dengan pemasaran dan jasa.
Riset pasar dapat membantu :
  • Menemukan pasar yang menguntungkan
Menentukan dimana produk yang telah perusahaan buat untuk dipasarkan, dilihat dari lokasi perusahan, sumberdaya, maupun lokasi pasar.
  • Memilih produk yang dapat dijual
Memilih produk apa yang akan dijual, kita bias lihat dari banyaknya permintaan konsumen, serta apa saja yang sedang dibutuhkan oleh konsumen sekaranr-sekarang ini.
  • Menentukan perubahan dalam perilaku konsumen
Setiap konsumen memiliki kebutuhan yng berbeda-beda, oleh karena itu perusahan harus selalu melihat kondisi permintaan konsumn itu sendiri.
  • Meningkatkan teknik-teknik pemasaran yang lebih baik
Gunakanlah selalu teknik-teknik pemasaran yang cukup ampuh untuk menarik minat konsumen.
Contoh: langsung memasarkan ke konsumen(door to door)
  • Merencanakan sasaran yang realistik
Cari benar-benar konsumen mana atau tempat mana yang sedang membutuhkan produk yang telah kita buat.
Analisa Potensi Pasar
Analisa petensi pasar adalah suatu proses untuk menentukan potensi penjualan. Yang dimaksud potensi pasar adalah suatu perkiraan kapasitas dari suatu pasar untuk menyerap barang produksi. Perkiraan tersebut bisa dinyatakan dalam bentuk fisik atau dalam jumlah mata uang, atau bisa dalam bentuk persentase.
Potensi pasar biasanya juga berarti kemungkinan jumlah penjualan. Beberapa potensi  penjualan yang berbeda-beda bisa diketahui untuk pasar  tertentu. Salah satu potensi  itu misalnya total volume yang mungkin bisa dijual dalam satu keadaan yang ideal.
Penelitian mengenai potensi pasar bagi usaha baru mungkin melibatkan penilaian subyektif dan pribadi; tidak selalu ilmiah
Analisa Kelayakan Finansial
Adalah landasan untuk menentukan sumber daya finansial yang diperlukan untuk tingkat kegiatan tertentu dan laba yang bisa diharapkan
Langkah-langkah dalam analisa kelayakan finansial :
          Analisa semua kewajiban finansial dan kebutuhan pengeluaran secara mendetail
          Proyeksi sumber daya finansial yang tersedia dan dana-dana yang akan dihasilkan dalam operasi perusahaan
          Penting untuk menentukan secara sistematis aliran masuk, aliran keluar operasional yang diantisipasi dan aliran kas netto untuk periode waktu tertentu
          Apakah ia akan menghasilkan pengembalian pada modal yang diinvestasikan yang memuaskan
Penilaian Kemampuan Organisasional
Setiap bisnis usaha membutuhkan orang-orang dengan berbagai jenis keterampilan dan bakat untuk bekerja sama mencapai tujuan organisasional.
Dalam penilaian ini dilakukan :
          Penentuan kebutuhan personalia dan perancangan struktur organisasi awal
          Perbandingan kebutuhan dan ketersediaan personalia

SUMBER DAYA MANUSIA BAGI ORGANISASI KEWIRAUSAHAAN


Definisi Sumber Daya Manusia
Individu-individu dalam organisasi kerwirausahaan yang dapat memberikan kontribusi atau sumbangan yang berharga berupa peroduktivitas dari posisi yang mereka pegang untuk mencapai tujuan sistem organisasi kewirausahaan
Langkah-langkah penyediaan sumber daya manusia :
  1. Perekrutan karyawan
Setiap perusahaan perlu merekrus karyawan yang terbaik untuk menjlankan aktivitas perusahaannya.
  1. Seleksi calon karyawan
Seleksi dilakukan agar kita bias mendapatkan keryawan-karyawan yang berpotensi. Serta mempunyai misi yang sama dalam melakukan kegiatan perusahaan.
  1. Pelatihan karyawan
Pelatihan dilakukan dalam rangka memberikan pelajaran yang perlu untuk melakukan kegiatan operasi perusahaan.
4.       Penilaian hasil kerja
Setiap perusahaan harus melakukan penilaian kepada setiap karyawannya agar setiap karyawan yang berprestasi kita bias member penghargaan kepada karyawan tersebut.

Seleksi
Adalah pemilihan individu untuk disewa dari semua individu-individu yang telah direkrut . seleksi ini dilakukan agar perekrutan semua karyawan memenuhi semua keinginan, misi serta visi yang diinginkan perusahaan
Tahap-Tahap Proses Seleksi
1.       Penyaringan Pendahuluan dari rekaman, berkas data, dll
2.       Wawancara Pendahuluan
3.       Tes Kecerdasan (intelegence)
4.       Tes Bakat (Aptitude)
5.       Tes Kepribadian (Personality)
6.       Rujukan Prestasi (Performance References)
7.       Wawancara Dianostik
8.       Pemeriksaan Kesehatan
9.       Penilaian Pribadi
Dua alat yang sering digunakan untuk membantu proses seleksi adalah :
  1. Ujian (testing)
      sebagai penelitian kualitas sumber daya manusia yang relevan untuk menjalankan tugas atau jabatan yang tersedia. Ujian ini biasanya dilakukan untuk mengetahui seberapa besar pengetahuan yang dimiliki oleh sipelamar pekerjan tersebut
      Dibagi menjadi empat kategori :
·         tes bakat (aptitude test)
·         tes pencapaian (achievement test)
·         tes minat vokasional (vocational interest test)
·         tes kepribadian (personality test)
  1. Pusat Penilaian (assesment Center)
                suatu program, dan bukannya tempat, dimana peserta tergabung dalam sejumlah individu dan kelompok latihan yang dibentuk untuk menstimulasi aktivitas-aktivitas penting pada tingkat dimana peserta berharap untuk bisa mencapai suatu tingkatan tertentu.
Pelatihan (Training)
                Adalah proses pengembangan kualitas sumber daya manusia yang pada akhirnya akan membuat sumber daya tersebut menjadi lebih produktif dan, karenanya bisa menyumbang bagi pencapaian tujuan organisasional.
Dalam pelatihan dibagi menjadi 2 kategori yaitu :
1.       On the job training (pelatihan dalam pekerjaan)
Pengembangan keterampilan yang menggabungkan pengetahuan dan pengalaman kerja yang berhubungan dengan jabatan
2.       Classroom training (pelatihan di dalam kelas)
Pengembangan keterampilan di dalam ruang kelas termasuk meliputi penggunaan tipe atau metode permainan manajemen (management games) dan aktivitas permainan peranan (role playing activities)


IDENTIFIKASI PELUANG USAHA BARU



Orientasi Eksternal dan Internal

Keingintahuan dan minat pada apa yang terjadi di dunia merangsang orientasi Eksternal
Orientasi internal untuk  penggunaan sumber daya - sumber daya pribadi dalam mengidentifikasikan peluang usaha baru

Orientasi eksternal didapat dari :
1.       Konsumen
Perusahaan bisa mendapatkan ide usaha baru dari calon konsumen, yaitu dengan mencoba memenuhi kebutuhan mereka yang mungkin belum terpenuhi oleh produk/jasa yang telah ada. Misalnya: kita tahu bahwa konsumen menginginkan adanya jasa pendidikan untuk anak-anak yang dibuat secara customize khusus maka kita bisa menawarkan produk jasa bimbingan untuk sistem home schooling

2.       Perusahaan yang telah ada
perusahaan bisa melakukan pengamatan tehadap usaha-usaha  yang kira-kira bisa diterima oleh pasar dan melakukan modifikasi atas usaha tersebut. Sehingga punya keunggulan yang lebih, Misalnya: kita tahu bahwa batik ternyata sedang digemari oleh masyarakat, maka kita bisa membuka toko atau produsen batik, tetapi dengan penambahan value tertentu misalnya merek atau rancangan yang menarik. Perlu diingat, meskipun kita seakan-akan mencontoh dari produk  yang telah ada, kita tetap harus tunduk dengan aturan yang berlaku, misalnya aturan tentang hak paten dll.


3.       Saluran distribusi
Perusahan  juga bisa mendapatkan ide usaha/produk dari saluran distribusi karena merekalah yang langsung berhubungan dengan konsumen sehingga biasanya lebih paham tentang keinginan konsumen. Misalnya: saat ini kita sudah memproduksi donat yang dititipkan ke warung-warung [warung di sini termasuk saluran distribusi], maka kita bisa meminta masukan dari si pemilik warung, kira-kira jenis jajanan apalagi yang disukai oleh konsumen

4.       Pemerintah
ide usaha bisa di dapat dari berbagai macam peraturan yang dikeluarkan oleh pemerintah. Misalnya: pemerintah mengeluarkan larangan ekspor rotan mentah, maka kita bisa mendirikan usaha pengolahan rotan

5.       Penelitian dan pengembangan
ide usaha baru seringkali didapat dari hasil penelitian dan pengembangan yang berhasil menemukanproduk baru. Misalnya: kita berhasil menemukan cara untuk membuat brownies yang enak dari ampas tahu, maka kita bisa mengembangkan penemuan tersebut sebagai usaha baru.
Orientasi Internal didapat dari :
Tiga Tahap penggunaan sumber daya – sumber daya internal yaitu :
  1. Analisa konsep hingga bisa terdefinisi dengan jelas, termasuk penguraian masalah yang perlu dipecahkan
  2. Penggunaan daya ingat untuk menemukan kesamaan dan unsur-unsur yang nampaknya berhubungan dengan konsep dan masalah-masalahnya
  3. Rekombinasi unsur-unsur tersebut dengan cara baru dan bermanfaat untuk memecahkan masalah-masalah dan membuat konsep dasar bisa dipraktekkan
Proses Perencanaan dan Pengembangan Produk :
Hal ini dilakukan sebelum suatu proyek pengembangan produk secara formal disetujui, sumber daya yang penting dipakai dan sebelum tim pengembang yang lebih besar dibentuk. Perencanaan produk merupakan suatu kejadian yang mempertimbangkan portofolio suatu proyek, sehingga suatu organisasi dapat mengikuti dan menetukan bagian apa dari proyek yang akan diikuti selama periode tertentu. Kegiatan perencanaan produk menjamin bahwa proyek pengembangan produk mendukung strategi bisnis perusahaan yang lebih luas dan menentukan
Sedangkan proses-prosesnya dalah sebagai berikut:
  1. Tahap Gagasan
  2. Tahap Konsep
  3. Tahap Pengembangan Produk
  4. Tahap Uji Pemasaran
  5. Tahap Komersialisasi

Produk Yang Sesuai Untuk Perusahaan Kecil
Berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan oleh perusahaan kecil untuk penciptaan suatu produk :
·         Untuk pemilihan produk, perusahaan harus memperhatikan pada sumber daya uang, tenaga kerja dan fasilitas yang dimiliki. Jangan terlalu memaksakan kehendak karena akan berakibat fatal pada perusahaan

·         Pemilihan segmen pasar yang memungkinkan
Dalam usaha perusahaan kecil cukup memasarkan dekat denagn lokasi perusahaan. Hal ini dilakukan untuk mengecilkan pengeluaran perusahaan.

Kegagalan Didalam Memilih Peluang Bisnis Baru
                Dalam melakukan usaha baru setiap orang juga akan merasakan kegagalan. Di bawah ini penyebab gagalnya sebuah perusahaan dalam memilih usaha baru adalah sebagai berikut:
·         Kurangnya obyektivitas
·         Kurangnya kedekatan dengan pasar
·         Pemahaman kebutuhan teknis yang tidak memadai
·         Diabaikannya kebutuhan finansial
·         Kurangnya diferensiasi produk
·         Pemahaman terhadap masalah-masalah hukum yang tidak memadai

  Peluncuran usaha baru
Yang harus dilakukan oleh wirausahawan adalah :
• Mempertahankan sikap obyektivitas serta selalu mencari gagasan bagi produk atau jasa yang akan di pasarkan.
• mengetahui keadaan pasar yang akan di masuki.
• Memahami persyaratan teknis dari produk atau proses
• Menelusuri secara mendetail kebutuhan finansial bagi pengembangan dan produksi.
• Mengetahui kendala hukum yang diterapkan pada produk atau jasa yang akan di psarkan.
• Menjamin bahwa produk atau jasa mempunyai keunggulan tersendiri.

Selasa, 11 Januari 2011

TUGAS - BASIS DATA

PERBEDAAN BASIS DATA TERDAHULU DENGAN BASIS DATA YANG SEKARANG


Perbedaan antara basis data yang terdahulu dengan basis data yang sekarang  terletak pada sistem penyimpanannya, kalau sistem basis data yang terdahulu cara penyimpanan data-datanya masih belum banyak (sedikit) sedangkan kalau system basis data yang terbaru sudah bisa menyimpan data yang sangat banyak.
Keuntungan dari Sistem Basis Data itu sendiri
1. Data dapat dipakai secara bersama.
2. Data dapat distandarisasi.
3. Mengurangi redudancy (kerangkapan data).
4. Kemandirian data.
  Dapat dgunakan oleh bermacam-macam program aplikasi tanpa harus merubah format yang ada
5. Keamanan data terjamin.
   Data dapat dilindungi dari pemakai yang tidak berwenang.
6. Keterpaduan data terjaga.
Memelihara keterpaduan data berarti data harus akurat, hal ini sangat erat hubungannya dengan pengontrolan kerangkapan data dan pemeliharaan keselarasan data.


Sedangkan Kerugian dari Sistem Basis Data
Storage yang digunakan menjadi besar.
Dibutuhkan tenaga yang terampil dalam mengelola data.
Perangkat lunaknya mahal.
Kerusakan pada sistem basis data dapat mempengaruhi departemen yang terkait.

Perbedaan-perbedaannya dapat di asumsikan sebagai berikut :

  • File Manajemen Basis Data Terdahulu


  1. Program Oriented
  2. Kaku
  3. Kerangkapan Data
  4. Timbulnya data rangkap & Ketidak konsistenan
  5. Data tidak dapat digunakan bersama-sama
  6. Kesukaran dalam peng-aksesan data 
  7. Tidak Fleksibel
  8. Data tidak standar


  • File manajemen Basis Data yang Sekarang


  1. Data Oriented
  2. Luwes
  3. Terkontrolnya kerangkapan Data
  4. Storage yang digunakan besar 
  5. Dibutuhkan tenaga spesialis
  6. Softwarenya mahal
  7. Kerusakan pada sistem database dapat mempengaruhi departeman lain yang terkait.


Perbedaan Software Data Base dahulu dengan sekarang

Perangkat lunak basis data yang banyak digunakan dalam pemrograman dan merupakan perangkat basis data aras tinggi (high level):

1.PHPTRIAD
PHPTRIAD adalah sebuah bundle software under windows yang didalamnya terdapat Apache (webserver), PHP (script programming language), dan MySQL. Semua software tersebut bisa didapatkan hanya dengan satu kali install. Bagi pemula yang ingin belajar PHP-MySQL, phptriad sangatlah membantu. Karena kita tidak terlalu dipusingkan dengan instalasi software yang dibutuhkan secara terpisah-pisah.

2.AppServ
AppServ adalah fitur penuh dari Apache, MySQL, PHP, phpMyAdmin. Anda dapatmeng-install dalam 1 menit.
Isi dari AppServ
- Apache
- PHP
- MySQL
- phpMyAdmin
Semua isi AppServ di download dari AppServ adalah untuk Official Binary release
versi dari AppServ:
2.4.x adalah versi Superb stable untuk semua pengguna, tetapi versi ini menggunakan PHP 4.x karena berjalan baik dengan code PHP yang lama.
3. Wamp
WAMP adalah singakatan dari kombinasi Windows, Apache, MySQL, Perl, PHP dan Phyton yang merupakan pengembangan dari model yang terkenal dengan nama LAMP (Linux, Apache, MySQL, dan PHP). Solution Stack adalah sekumpulan perangkat lunak atau sekumpulan komponen yang dibutuhkan untuk dapat menyelesaikan masalah secara tuntas.

4. Xamp
XAMPP adalah perangkat lunak gratis yang mendukung banyak sistem operasi, juga merupakan kompilasi dari beberapa program untuk menjalankan fungsinya sebagai server yang berdiri sendiri, yang terdiri atas program Apache HTTP Server, MySQL database, dan penterjemah bahasa yang ditulis dengan bahasa pemrogramaan PHP dan Perl.  XAMPP merupakan singkatan dari X (empat sistem operasi apapun), Apache, MySQL, PHP dan Perl. Program ini tersedia dalam GNU General Public License dan bebas, merupakan web server yang mudah digunakan yang mampu melayani halaman dinamis. Sekarang  XAMPP tersedia untuk sistem operasi Microsoft
B.Software Application
1.MySQL
MySQL merupakan salah satu perangkat lunak sistem manajemen basis data (database management system) atau DBMS yang menggunakan perintah standar SQL (Structured Query Language)  dimana MySQL mampu melakukan banyak eksekusi perintah query dalam satu permintaan (multithread), baik itu menerima dan mengirimkan data. MySQL juga multi-user yaitu dapat digunakan oleh banyak pengguna dalam waktu bersamaan dengan sekitar enam juta instalasi di seluruh dunia. MySQL AB membuat MySQL tersedia dalam perangkat lunak gratis dibawah lisensi GNU General Public Lisence (GPL) dan juga menjual dalam lisensi komersial untuk keperluan jika penggunanya tidak cocok menggunakan lisensi GPL.(Wikipedia, 2007)
Penggunaan MySQL yang merupakan sebuah database server sekaligus dapat sebagai client, dan dapat berjalan di multi-OS (operating system) memiliki keunggulan lainnya (Nugroho,2005:4) seperti : OpenSource sehingga penggunanya tidak perlu membayar lisensi kepada pembuatnya. MySQL merupakan database management system (DBMS) yang mudah digunakan,dan berkapasitas besar serta didukung oleh driver ODBC, sehingga database MySQL dapat diakses olek aplikasi apa saja. Bahasa pemrograman yang dapat digunakan untuk mengakses MySQL diantaranya adalah dengan C, C++, Java, Perl, PHP, Phyton, dan APIs. (MySQL Internals,Manual,2007).
2.PHP
PHP adalah skrip pemrograman bersifat server side yang ditambahkan ke dalam HTML. PHP membuat suatu aplikasi dapat diintegrasikan ke dalam HTML sehingga halaman web tidak lagi bersifat statis, tetapi bersifat dinamis. PHP termasuk bahasa pemrograman web yang cepat berkembang dan diminati banyak orang. Salah satu alasannya adalah dekatnya pola pemrograman PHP dengan bahasa C. Sehingga yang sudah terbiasa dengan bahasa C bisa dengan cepat beradaptasi dengan PHP
3. MY VbQL
MyVbQL adalah application programming interface (API) pada Visual Basic yang dibuat oleh icarz.Inc. MyVbQL merupakan alternatif dari penggunaan driver MS ADO MyODBC yang digunakan oleh pengguna Visual Basic untuk mengakses basis data MySQL. MyVbQL.dll dapat di download gratis di alamat http://www.icarz.com/mysql/. Pembuatan MyVbQL bertujuan untuk mengurangi ukuran setup perangkat lunak. Dan penggunaan MyVbQL.dll dapat mengurangi ukuran setup file sampai 10 MB (megabyte) dibandingkan menggunakan ADO yang standar.

sumber :
  •  (www.wikipedia.com.2007)
  • www.google.com